|
|
|
Quote:
|
|
|
|
Quote:
|
IDM adalah sebuah aplikasi yang dapat digunakan untuk meningkatkan kecepatan download ketika mengunduh sebuah file di internet. Internet Download Manager kini telah merilis versi terbarunya dengan menghadirkan versi Internet Download Manager 5.19 Build 2. Jika selama ini anda sudah terbiasa menjadikan IDM sebagai Download Manager, maka rasanya anda perlu untuk melakukan update
Pada versi terbaru ini ada beberapa perbaikan untuk meningkatkan kinerja programini. Dari segi interface tidak ada yang berubah pada versi 5.19 build 2. Namun diversi ini terdapat sebuah fitur baru “Download Panel” dimana ketika teks link pada sebuah website ditandai maka muncul sebuah icon kecil yang memberikan pilihan untuk melakukan download dengan menggunakan IDM (Internet Download Manager)
K-Lite Codec Pack merupakan koleksi codec dan DirectShow filter. Codecs dan DirectShow filter diperlukan untuk encoding dan decoding (memutar) format audio dan video. K-Lite Codec Pack dirancang dengan user-friendly sehingga mudah digunakan untuk pemutaran semua file film atau file audio.
Dengan K-Lite codec Pack Anda dapat memainkan semua format audio dan video, bahkan anda bisa memutar beberapa format langka yang jarang kita temukan. Ini juga termasuk didalamnya sebuah program Media Player
The K-Lite Mega Codec Pack is a free software bundle which includes the K-Lite Codec Pack Full and Real Alternative. Codec is short for Compressor-decompressor. Codecs are needed for encoding and decoding (playing) audio and video.
With the K-Lite Mega Codec Pack you can play almost all audio and video files there are. It also has encoding support. The very user-friendly installation is fully customizable, which means that you can install only those components that you want. You can also make an unattended installation.
This download is for the Mega package and is aimed at pro video users. The K-Lite Codec Pack has a couple of major advantages compared to other codec packs :
Changes K-Lite Mega Codec Pack 5.90 :
Download : K-Lite Mega Codec Pack 5.90
Untuk pengguna yang menggunakan Sistem Operasi Windows dapat menggunakanProgram TuneUp Utilities 2010 agar sistem pada Windows anda tetap stabil dan cepat, mudah digunakan dan lebih aman hanya dengan beberapa klik saja.
Semua proses optimasi yang dilakukan Aplikasi TuneUp Utilites pada sistem operasi akan berjalan dengan aman, karena semua perubahan dipantau oleh TuneUp Rescue Center (sebuah fitur yang terdapat pada TuneUp Utilities 2010) dan dapat dibatalkan kapan saja
TuneUp Utilities 2010 dapat membantu kita untuk membuat Windows sesuai dengan kebutuhan yang kita inginkan dengan cara yang cepat, simple, mudah, lebih baik dan aman. TuneUp Utilities akan membuat perubahan yang diperlukan dalam registri atau file boot secara otomatis.
Anda juga dapat menggunakan TuneUp Utilities untuk menyesuaikan tampilan sistem Windows, seperti mengganti tampilan icon, boot screen, logon screen dan lainnya – untuk membuat anda bekerja pada komputer lebih menyenangkan. Dengan software ini kita juga bisa mengatur Start Up dan juga tersedia feature untuk uninstall/remove program. Kemudian juga bisa memperbaiki dan memaksimalkan koneksi internet yang kita gunakan.
Feature TuneUp 1 – Click Maintenance yang menjadi andalan dari program ini juga masih tersedia dan tetap menjadi salah satu keunggulan TuneUp Utilities. Dengan fitur ini hanya cukup satu klik saja maka secara otomatis akan memperbaiki dan meningkatkan kinerja pada system Windows kita
TuneUp Utilities 2010 – Feature
Maintain System
Regular maintenance increases the stability of your PC, but is complicated and takes a lot of time when doing it manually. Spare yourself the stress! WithTuneUp Utilities, you can clean up your computer and delete unnecessary files with only one click. Neat!
Increase performance
Whether you are working or gaming: TuneUp Utilities increases the performance of your PC. Programs that are used rarely or never are tracked down, startup processes are shortened and unwanted garbage files are eliminated. For trouble-free working on your PC.
Fix problems
With only a few clicks, you can fix typical Windows problems as easy as pie — without being a PC expert yourself. TuneUp Utilities finds errors on data carriers and fixes them automatically — about 60 of the most frequent problems under XP™, Vista™, and Windows 7™. TuneUp Utilities can even restore files deleted by accident — quickly, easily, and reliably.
Customize Windows
Give your Windows a new look with TuneUp Utilities and customize programs and system settings to meet your needs: cool new boot screens, icons, and animations provide that personalized look for your Desktop. You can easily customize the appearance of Windows and settings of manyprograms to your liking.
Additional functions
TuneUp Utilities offers you transparency and safety and keeps you up to date. Stay informed with the System information and Optimization Report, undo changes made accidentally, or check for available updates. From fast and safe editing of the registry to deleting data — even computer experts will find applications to meet their needs.You can find all the features that provide you with an overview of your PC and more security in this area.
Petunjuk Install TuneUp Utilities 2010 :
Dengan tampilan yang sangat menarik, mudah dioperasikan, fungsi yang lengkap dan sangat penting menjadi faktor TuneUp Utilities adalah salah satu Program yang wajib dimiliki oleh setiap komputer
Smadav sudah update ke versi terbaru yakni Smadav 8.1. Pada smadav 8.1 2010 ini telah ditambahkan beberapa fitur baru diantaranya adalah penambahan database 100 virus baru, Engine scanner baru (SmadEngine.dll), Kompatibel di Windows Vista & 7, dan External Database (Smadav.loov). Fitur-fitur tersebut belum ada pada Smadav Rev 8 sehingga penggunaan memori di engine baru lebih stabil dan efisien dibandingkan engine lama, begitu pula kecepatan scanning yang juga menjadi lebih cepat.
Apa Saja Fitur yang Baru di Smadav 8.1 2010
Saat ini notebook terbaru yang memakai prosesor Intel sudah mulai memakai keluarga Intel Core i. Ada yang dinamakan Core i3, Core i5, dan Core i7. Ketiganya adalah pengganti resmi dari jajaran prosesor Intel Core2 (Core2 solo, Core2 Duo, Core2 Quad). Perbaikan apa saja yang ditawarkan dengan jajaran Core i ini? Kami akan coba jelaskan sesederhana mungkin mengenai jajaran baru prosesor notebook ini.
Nehalem
Semua prosesor Intel dengan nama Core i dibangun dengan dasar arsitektur yang diberi nama Nehalem. Secara sederhana, arsitektur baru ini menawarkan performa yang lebih tinggi dengan pengaturan konsumsi daya yang jauh lebih baik. Ada beberapa hal yang merupakan keunggulan dari arsitektur Nehalem secara umum, jika dibandingkan dengan arsitektur Core sebelumnya:
Penggabungan komponen
Pada Nehalem, ada beberapa komponen yang digabungkan menjadi satu di dalam prosesor. Hal yang paling penting adalah penggabungan pengendali memori (RAM) ke dalam prosesor. Sebelumnya, pengendali ini terletak di luar prosesor. Dengan dimasukkannya pengendali memori ke dalam prosesor, kecepatan aliran data antara prosesor dan memori menjadi lebih tinggi.
Pada prosesor Core i3 M, Core i5 M, dan Core i7 M, Intel bahkan memasukkan VGA-nya ke dalam prosesor. Hal tersebut tentu saja membuat kemampuan VGA menjadi lebih baik dibandingkan VGA onboard terdahulu.
Efisiensi daya, maksimalisasi performa
Pada Core2 Duo (prosesor dengan 2 inti prosesor/2 core), jika kecepatan prosesor adalah 3 GHz, itu berarti kedua inti prosesor bekerja dengan kecepatan 3 GHz. Saat prosesor beristirahat, keduanya akan turun kecepatannya secara bersamaan juga.
Jadi, kalau ada software yang hanya bisa menggunakan 1 inti prosesor (contoh: Apple itunes), kedua inti prosesor akan bekerja pada kecepatan tertingginya (3 GHz). Satu inti prosesor bekerja mengolah data, sementara inti lainnya hanya ikut-ikutan menaikkan kecepatan tanpa mengolah data.
Pada Nehalem, kondisinya berbeda. Contohnya pada Core i3 (2 inti prosesor/2 core), kondisi di atas hanya akan membuat 1 inti prosesor bekerja dan menggunakan kecepatan maksimumnya. Sementara 1 inti prosesor yang tidak terpakai akan tetap beristirahat untuk menghemat energi.
Hyper-threading (HT)
Tahukah Anda bahwa sebuah inti prosesor tidak selalu “dipekerjakan” secara maksimal? Sebagai analogi, anggap sebuah prosesor dengan dua inti (dual core) adalah sebuah ruang dengan dua orang di dalamnya. Pada saat satu orang diminta memasak, kedua tangannya akan bekerja. Akan tetapi, orang ini sebenarnya masih bisa menerima telepon sembari memasak, bukan?
Hal yang sama terjadi pada inti prosesor. Ada bagian-bagian dari inti prosesor tersebut yang tidak terpakai saat sebuah perintah diberikan padanya. Penyebabnya adalah perintah tersebut mungkin memang tidak memanfaatkan bagian tertentu dari prosesor. Lalu, bagaimana caranya kita bisa memanfaatkan bagian yang tidak bekerja tersebut? Intel menamakan teknologi pemaksimalan kerja prosesor tersebut dengan nama Hyper-threading (HT).
Sebuah inti prosesor yang memiliki teknologi HT akan dikenal oleh Operating System (contoh: Windows7) sebagai 2 inti prosesor. Jadi, Operating System dapat memberikan 2 pekerjaan pada sebuah inti prosesor. Hal ini membuat prosesor berbasis Nehalem mampu bekerja lebih maksimal dibandingkan pendahulunya.
Turbo boost
Kemampuan ini adalah fitur unggulan dari sebagian besar prosesor dengan teknologi Nehalem. Ide dasarnya adalah HUGI (Hurry Up and Get Idle). Teorinya adalah jika sebuah pekerjaan diselesaikan lebih cepat, prosesor akan bisa beristirahat lebih cepat dan menghemat lebih banyak energi.
Pada umumnya, tiap prosesor memiliki batas maksimum konsumsi daya. Mari kita ambil contoh Core i5 (2 inti prosesor/core) yang kisaran batas konsumsi dayanya adalah sekitar 35 Watt. Jika VGA dan pengendali memori di dalam Core i5 memakan 10 W dan hanya 1 inti prosesor yang terpakai, konsumsinya hanya 22.5W, bukan? Lalu, bagaimana caranya prosesor dapat menyelesaikan pekerjaan dengan lebih cepat, sementara software tidak menggunakan inti ke-2 yang tersedia?
Sisa jatah konsumsi daya yang 12.5W dapat digunakan Core i5 untuk melakukan Turbo boost. Yang terjadi adalah (pada Core i5-430M, 2.2GHz), kecepatan 1 intinya bisa dinaikkan hingga 2.53 GHz. Hal ini dilakukan dengan memanfaatkan sisa jatah konsumsi daya dan memperhatikan temperature prosesor. Jadi, prosesor 35W ini tidak akan melampaui konsumsi dayanya, dan tidak akan kepanasan. Sementara itu, software dapat menyelesaikan pekerjaan lebih cepat.
Arrandale
Nama apa lagi ini? Nama ini kami angkat untuk membedakan Core i7 QM dengan Core i7 M, Core i5 M dan Core i3 M. Saat ini, Core i7 QM masih menggunakan teknologi Nehalem 45 nm. Meski bertenaga besar sekali, teknologi 45 nm pada Core i7 membuatnya bekerja sedikit lebih panas. Selain itu, Core i7 QM juga tidak memiliki VGA di dalam prosesor berinti 4-nya (Quad core).
Arrandale adalah kode untuk prosesor berbasis Nehalem untuk notebook yang menggunakan teknologi 32 nm dan memiliki VGA terintegrasi di dalam prosesor. Saat ini, Arrandale hanya memiliki jumlah inti prosesor maksimum 2 (dual core). Akan tetapi, performanya tetap tinggi dan suhu kerjanya cenderung lebih dingin dibandingkan Core i7.
Pilih yang Mana?
Sekilas, teknologi Nehalem yang dimiliki oleh Core i7, Corei5, dan Core i3, sudah dipaparkan. Nah, sekarang, Anda akan memilih yang mana?
Core i7 QM
Prosesor notebook Core i7 QM memiliki kemampuan tertinggi. Tidak ada VGA di dalam prosesor ini, tapi 4 inti prosesor (quad core), kecepatan tinggi, dan Turbo boost adalah andalan utamanya. Prosesor dengan 4 core dan hyper-threading ini akan dideteksi Windows seakan memiliki 8 inti prosesor! Jika Anda membutuhkan performa notebook tertinggi yang bahkan mampu bersaing dengan desktop, ini adalah pilihannya. Umumnya, notebook dengan Core i7 akan memiliki VGA khusus. Jadi, gamer, pengguna aplikasi grafis (Adobe Photoshop, 3ds Max), dan pencinta performa tinggi akan menyukainya. Tentu saja, ada harga yang harus dibayar untuk performa yang tinggi ini.
Core i7 M
Prosesor ini adalah Arrandale (2 inti prosesor) dengan performa terbaik. Teknologi 32 nm membuatnya bekerja dengan suhu relative rendah. Kecepatan tinggi, Hyper-threading, dan Turbo boost membuatnya memiliki performa tinggi. Apabila dipadu dengan VGA tambahan, notebook berbasis Core i7 M akan menjadi pilihan yang sangat baik bagi pencinta performa tinggi. Kemampuannya bahkan dapat bersaing dengan Core i7 QM. Tentu saja, dengan harga yang relatif lebih terjangkau.
Core i5 M
Notebook dengan prosesor ini memang memiliki 2 inti prosesor (dual core). Akan tetapi, tersedianya Hyper-threading membuatnya tampil seakan memiliki 4 inti prosesor. Turbo boost menjadi andalannya dalam hal performa. Sementara itu, VGA terintegrasinya sudah mencukupi untuk pemutaran film HD 1080p, bahkan film Blu-Ray. Jika perlu, beberapa game 3D ringan pun bisa dimainkannya. Jika Anda menginginkan performa tinggi dengan mobilitas baik, Core i5 adalah pilihan yang baik. Harganya pun tidak mencekik.
Core i3 M
Meski tidak dilengkapi Turbo boost, performa Core i3 tetap memikat. Hyper-threading membuat kemampuannya dapat dipakai secara maksimal. VGA-nya pun sudah lebih dapat diandalkan dibandingkan VGA onboard terdahulu. Jika dana Anda terbatas namun menginginkan performa dari arsitektur terbaik Intel, Core i3 adalah pilihan yang jauh lebih unggul dibandingkan Core2 Duo.
Pengujian Singkat
Berikut adalah hasil perbandingan antara Core2 Duo T6600 dengan Core i3-330 dan Core i5-430
Software yang merupakan simulasi penggunaan berbagai aplikasi (MS Office, Adobe, 3ds Max, MS Outlook, dsb) ini menunjukkan bahwa bahkan Core i3 330 dengan mudah mengalahkan Core2 Duo T6600.
Software yang serupa dengan SYSmark ini lebih menitikberatkan pada aplikasi sederhana yang umum digunakan notebook. Hasil ujinya tidak jauh berbeda dengan yang sebelumnya.
3DMark 2006 adalah software uji kemampuan grafis. Dari pengujian ini tampak bahwa Core i3 330M saja sudah unggul lebih dari 50% dibandingkan VGA onboard yang dipasangkan pada Core2 Duo T6600 (Intel GMA 4500MHD).